Sunday, January 09, 2011

Komentar atas Pernyataan Menkominfo soal RIM

oleh Ari Juliano Gema

Saya tertarik untuk mengomentari pernyataan Menkominfo Bapak Tifatul Sembiring lewat akun twitternya terkait dengan rencana pemblokiran layanan Research in Motion Ltd (RIM) di Indonesia. Komentar ini hanya pendapat pribadi dan tidak ada urusannya dengan kepentingan bisnis RIM atau pihak-pihak lainnya. Kalimat yang dicetak miring adalah pernyataan Bapak Tifatul Sembiring dan komentar saya langsung sampaikan untuk setiap pernyataannya.

  1. Kita minta RIM agar hormati & patuhi peraturan-perundangan yang berlaku di Indonesia, terkait dengan UU 36/1999, UU 11/2008 dan UU 44/2008.

Prinsipnya, setiap orang atau badan hukum yang berdomisili dan/atau berusaha di Indonesia wajib mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Apabila suatu perusahaan menjual produknya di Indonesia meski tidak berdiri berdasarkan hukum Indonesia, maka produk yang masuk ke Indonesia tersebut wajib memenuhi persyaratan atau spesifikasi teknis yang ditentukan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

  1. Kita minta RIM agar buka perwakilan di Indonesia, karena pelanggan RIM di Indonesia untuk Blackberry sudah lebih dari 2 juta.

Menurut UU Perlindungan Konsumen, importir barang bertanggung jawab sebagai pembuat barang yang diimpor apabila importasi barang tersebut tidak dilakukan oleh agen atau perwakilan produsen luar negeri. Dengan demikian, segala kewajiban dari produsen barang yang diatur dalam UU Perlindungan Konsumen, termasuk menyediakan service center, dapat dibebankan kepada importir barang. Sehingga pembebanan kewajiban itu tidak perlu menunggu adanya agen atau perwakilan langsung dari pembuat barang di luar negeri.

  1. Kita Minta RIM agar membuka service center di Indonesia untuk melayani dan mudahkan pelanggan mereka yg juga WNI.

Lihat penjelasan saya untuk No. 2

  1. Kita minta RIM agar merekrut dan menyerap tenaga kerja Indonesia secara layak dan proporsional.

Apabila perusahaan asing mendirikan anak perusahaan atau kantor perwakilan di Indonesia, memang ada kewajiban untuk menggunakan tenaga kerja indonesia secara proporsional dibandingkan dengan tenaga kerja asing. Informasi terakhir yang saya dapat dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengenai perbandingan jumlah tenaga kerja asing dan tenaga kerja Indonesia itu adalah minimal 1 : 3. Ketentuan itu hanya berlaku bagi anak perusahaan atau kantor perwakilan dari perusahaan asing di Indonesia, bukan perusahaan asingnya.

  1. Kita minta RIM agar sebanyak mungkin menggunakan konten lokal Indonesia, khususnya mengenai software.

Ada kewajiban bagi penyedia jasa atau barang (vendor) bagi proyek-proyek Pemerintah atau BUMN untuk menggunakan sumber daya/konten lokal semaksimal mungkin. Tapi saya tidak tahu kalau ada peraturan yang mewajibkan semua produk luar negeri yang dijual di Indonesia untuk menggunakan konten lokal, apalagi kalau kewajiban itu berlaku secara diskriminatif terhadap produk tertentu saja.

  1. Kita minta RIM agar memasang software blocking terhadap situs2 porno, sebagaimana operator lain sudah mematuhinya.

Operator telekomunikasi yang mendapat ijin untuk menyelenggarakan telekomunikasi di Indonesia memang wajib mematuhi peraturan perundang-undangan di Indonesia. Saya tidak tahu seberapa efektif kemampuan pemerintah untuk memaksa perusahaan asing yang bukan operator telekomunikasi untuk mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk operator telekomunikasi di Indonesia. Apalagi jika pemaksaan itu dilakukan secara diskriminatif terhadap perusahaan atau produk tertentu saja. Hal ini bisa berdampak buruk terhadap hubungan perdagangan Indonesia dengan negara asal perusahaan/produk

  1. Kita minta RIM agar bangun server/repeater di Indonesia, agar aparat hukum dapat lakukan penyelidikan terhadap pelaku kejahatan termasuk koruptor.

Apabila berbicara mengenai national security dalam kaitannya dengan informasi dan komunikasi, maka yang perlu diatur adalah jaringan/jasa telekomunikasi yang dikelola operator telekomunikasi dan saluran-saluran internet, bukan soal membangun server/repeater. Lagipula, banyak metode yang bisa dilakukan aparat penegak hukum untuk menyelidiki kejahatan tanpa bergantung dibangun atau tidaknya server/repeater tersebut


Labels: , , , ,

18 Comments:

At 9/1/11 18:33, Anonymous Anonymous said...

Ini blog jelek sekali... themesnya.

 
At 9/1/11 19:18, Anonymous Anonymous said...

pikir2 dulu dech jangan asal blokir,,,
kalo mw action dari dulu,dari pertama bb masuk indonesia,,,
sekarang pengguna bb udah ga terhitung lagi,,
kerugian negara pasti besar.

 
At 9/1/11 19:32, Blogger Veterinarian Vaganza said...

saya tertarik sekali dengan jawaban anda, tapi gini loh mas. pihak RIM sendiri sangat protektif banget dengan fitur BBM, nah fitur itu sendiri bisa di manfaatkan oleh para oknum jahat misalnya koruptor, teroris, pornografi dll, soalnya pemerintah sendiri ga bisa nembus untuk melacak itu. banyak kok negara2 yang uda memblok RIM karena hal di atas tadi, jadi seperti yang anda bilang, semua tergantung operator, oh jangan salah mas, operator jalurnya beda dengan bbm. operator sih bisa di lacak oleh pemerintah, tp kalo bbm ga bisa.
yah mungkin mesti terjadi kejadian luar biasa kali yah baru itu orang2 sadar bahaya BBM semua yang saya tulis itu adalah sisi negatifnya, sisi positifnya juga ada kok, yah seperti pisau lah ibaratnya mau di pake buat hal2 positif atau negatif semua tergantung BB User.

CMIIW

 
At 9/1/11 19:52, Blogger constantio said...

BB dengan adanya BBM memungkinkan komunikasi yang tidak terlacak oleh operator, percakapan hanya dapat disimpan di server RIM sendiri, jadi point tentang server atau repeater di Indonesia saya setuju, karena dengan seperti itu kinerja aparat lebih cepat.

Memang kalau dibilang tifatul terkesan egois, tapi ada dasarnya semua, setidaknya memang harus tegas supaya RIM bisa mengikuti peraturan, jika konsumsi masyarakat Indonesia banyak, RIM harus bersedia membuka cabang di Indonesia dan merekrut anak2x bangsa.

Nah software blocking situs maksudnya bukan hanya dibantu dari provider Indonesia tetapi dari aplikasi dalam RIM sendiri jika konten itu dikirimkan lewat BBM

Semoga ada titik temunya atas kasus ini, toh orang di depkominfo juga kebanyakan pengguna BB :P

 
At 9/1/11 21:58, Blogger coldeath said...

This comment has been removed by the author.

 
At 9/1/11 21:58, Blogger coldeath said...

hallo mas, jawaban anda cukup enak untuk dibaca. sedikit menanggapi ya, untuk 2 point yang tentang pornografi dan server/repeater di lokal area.
1. untuk pornografi, koq kayaknya balik lagi ke badan masing2x. saya pergunakan kata badan, karena kembali lagi ke orangnya. untuk saya, bb adalah alat komunikasi bukan alat untuk menonton film porno atau konten yang berbau pornografi. kl untuk hal ini, udah banyak sekali yang melarang, dari apple appstore, melarang, untuk blackberry appworld pun melarang. tapi resource yang dibutuhkan untuk memblokir seluruh situs porno di dunia maya, rasanya cukup membuang-buang uang, sementara resource yang sama bisa dipergunakan untuk kemajuan masayarakat luas, seperti SIN mungkin alias Single Identity Number.
yang ke 2, mengenai server lokal, terus terang saya kurang setuju. tapi server/data center rim hanya di canada saya juga kurang setuju. saya lebih setuju distribution of service, kl teknik hacking ada yang namanya distribution denial of services atau dikenal dengan ddos, maka pendistribusian service menurut saya yang terbaik saat ini. anggap saja ada 4 wilayah utama, ada Amerika termasuk Pasifik, Eropa, Asia, Australia. maka rim bisa membuat data center yang terdistribusi berdasarkan regionnya, asia punya data center sendiri yang pada akhirnya bisa tetap terkoneksi ke server RIM di Canada sekarang. selain beban server lebih ringan, maka waktu akses tiap wilayah lebih cepat dan yang pasti national security tiap-tiap wilayah tetap terjaga. toh pada akhirnya semua tetap terhubung jadi 1 juga, jadi yang punya teman di Eropa tetap bisa berkomunikasi dengan teman yang ada di Indonesia dan sebaliknya.

maaf kepanjangan.

 
At 9/1/11 22:25, Blogger Dimas Putra said...

Sekedar menyanggah pendapat anda.
1. Jaringan RIM berbeda dengan operator. RIM punya jalur khusus tersendiri yang tidak sama dengan operator.
Operator sendiri sudah memberikan akses bagi aparat, tapi karena RIM berbeda, dan belum memberikan akses, makanya kominfo minta dibentuk server di Indonesia supaya proses penegakkan hukum jadi lebih mudah.
2. Karena RIM mempunyai jaringan yang berbeda, dan memang RIM itu protektif, makanya konten porno bebas berkeliaran. Operator memang sudah menerapkan filtering pada sistemnya, tapi operator tidak bisa memfilter jaringan RIM. Karena jaringannya berbeda. Oleh karena itu, kominfo memaksa RIM mengikuti aturan di Indonesia bahwa konten porno harus diblokir.
3. Dalam masalah ini yang harus diperhatikan adalah proteksi pada kedaulatan negara. Aparat harus menegakkan hukum, salah satunya lewat sadap menyadap. Undang-undang harus dipatuhi bagi siapapun yang berbisnis di Indonesia. Dan setiap kebijakan pemerintah yang berdasar Undang-undang juga harus dipatuhi.

Anda pikir freeport di papua bebas karena apa? Tidak ada yang peduli.
Kominfo peduli soal RIM. Bukankah ini harus dibela?

Lihatlah dari sisi harga diri bangsa. Masa mau membiarkan RIM membangkang?

 
At 9/1/11 22:32, Blogger Ari Juliano Gema said...

Terima kasih atas tanggapan dan masukan dari teman-teman untuk komentar saya tersebut.

Khusus untuk komentar saya tentang pembangunan server/repeater, itu saya peroleh dari hasil pembicaraan saya dengan aparat penegak hukum yang punya kompetensi di bidang teknologi informasi. Menurutnya, tidak ada masalah dengan ada atau tidaknya server RIM di Indonesia, karena mereka punya metode khusus untuk melakukan penyelidikan terhadap kejahatan terkait dengan pemanfaatan segala bentuk teknologi informasi, tanpa bergantung dengan server RIM tersebut.

 
At 9/1/11 22:35, Blogger Asen said...

better u read tanggapan Menkominfo oleh @DanielTumiwa di twitter...

 
At 9/1/11 22:55, Blogger Ari Juliano Gema said...

@Asen: Saya sudah baca twit Mas Daniel Tumiwa tersebut, dan mas Daniel juga merekomendasikan tulisan saya kepada follower-nya :)

 
At 9/1/11 23:35, Blogger Anton_Dewantoro said...

keliahatan si bapak menteri hanya kenal beberapa hal di dunia telekomunikasi dan informatika, diantaranya adalah BB dan situs porno

 
At 10/1/11 02:44, Anonymous Anonymous said...

menkominfo sebenarnya membantu user BB dalam kelancaran penggunaanya, negera kita ini negara hukum, BBM sendiri adalah salah satu celah untuk melanggar hukum, kalo dulu ada istilah sadap/ spy sekarang ga kalah canggih, namanya BBM, pemerintah sebagai pihak ketiga(1. RIM n 2. Operator) hanya ingin mengatur sistem yang ada bukan untuk mengagalkan kesuksesan RIM di Indonesia :)

 
At 10/1/11 05:31, Blogger evonetz said...

Saya jadi mempertanyakan kompetensi aparat hukum rekan anda. Persoalannya dalam dunia teknologi informasi untuk mengetahui suatu data anda harus tau sumber data itu. Nah sedangkan dlm kasus RIM, data hanya tersimpan di server RIM di Canada(sebagian besar).Berbeda dgn data sms atau telepon yg bisa ditrace di datacenter dlm negeri karena data tersebut disimpan di server2 operator dan interkoneksi lokal.

Jujur kalo memang sudah sehebat itu aparat hukum kita, sudah lama banyak koruptor yg ditangkap

 
At 10/1/11 12:11, Blogger Ari Juliano Gema said...

@evonetz:
Mengenai masalah penegakan hukum, mari kita serahkan kepada aparat penegak hukum yang lebih paham soal situasi dan kondisi di lapangan. Kalau semua orang mengetahui semua metode mereka dalam melakukan penegakan hukum, bisa bubar semua upaya penyelidikan dan penyidikan yang mereka lakukan :)

 
At 11/1/11 15:17, Blogger Willy Sutrisno said...

Hi, anda berbicara sisi legalnya. Saya berbicara dari sisi teknis nya, silahkan disimak: http://www.sutrisno.me/2011/01/8-demands-by-indonesian-infocom.html

salam - www.sutrisno.me

 
At 11/1/11 16:02, Anonymous Anonymous said...

1. Kalo sampai layanan bb ditutup di negara kita, kira2 pak menteri udah bisa mbayangin para penjual handheld bb rugi berapa duit? Trus bagaimana dengan nasib dagangan mereka?
2.Apa iya dengan dibangunnya server/repeater RIM di negara kita, aparat akan bisa menangkap para koruptor (contohnya) ? Gayus berhasil ditangkap dan saya yakin dia punya bb (blum ada server/repeater di INA) dipenjara tapi masih berkeliaran (karena moral para aparat yg sudah bobrok)

 
At 10/6/15 16:17, Anonymous Cara Mengobati Emboli Paru Sampai Sembuh Tuntas said...

terimkasih gan atas infonya semoga bermanpaat bagi kita semua sukses selalu gan dan tambah ssehat.

 
At 8/6/17 11:48, Anonymous PokerOfAsian said...

PokerOfAsian
Bandar Poker
Bandar Poker Online
Bandar Poker Online Terpercaya
Situs Poker Online Resmi
Bandarq
Bandar Ceme Online Terpercaya
Bandar Domino

 

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home